hinaan senja
Tiada senja yang kekal,
Kecuali jingganya kau tanam dalam akal
Percuma saja kau tinggal,
Untuk melihat pun, kau tak handal
Jangankan menetap,
Ragamu saja masih terlelap
Masih saja kau tunggu merahnya,
Padahal gelap telah membantainya
Terserah saja bila tetap menanti,
Mampus kau dikoyak-koyak sepi!
Bogor, 11 oktober 2016

0 komentar